Tuesday, September 29, 2020

PERMAINAN ROUNDERS

PERMAINAN ROUNDERS

 PENGERTIAN DAN BENTUK LAPANGAN ROUNDERS



   Permainan Rounders adalah cabang olahraga yang memakai bola kecil dan sebuah kayu pemukul. Permainan ini dipimpin oleh seorang wasit dan dibantu oleh pembantu wasit dan pencatat nilai. Permainan Rounders ini mirip dengan permainan kasti, hanya bentuk lapangannya yang berbeda. Lapangan permainan Rounders ini berbentuk segilima beraturan dan panjang sisinya 15m, tiap-tiap sudut diberi bidai ( base ) berbentuk bujur sangkar sebagai tempat hinggap.

   Didalam lapangan ada 5 base atau tiang hinggap yang berfungsi untuk membantu regu pemukul untuk sampai ke base terakhir. Lama Permainan Rounders ini ditentukan dengan Inning,yaitu giliran menjadi regu pemukul dan regu penjaga. Yang dimaksud dengan Inning ialah apabila masing-masing regu telah sama-sama satu kali menjadi regu pemukul ataupun regu penjaga, dan biasanya lama permainan 3 kali Inning.

   Rounders dimainkan 2 regu dan masing-masing regu terdiri dari 12 pemain, regu yang satu disebut regu pemukul dan regu yang lainnya disebut regu penjaga atau regu lapangan.

   Permainan Rounders mempunyai 2 ( dua ) orang wasit atau umpire. Tugas wasit adalah menilai atau mengawasi arah bola dan lambung bola, kedua wasit ini saling bertukar tempat untuk mengawasi regu dalam permainan Rounders.

Untuk dapat bermain dengan baik, maka terlebih dahulu peralatan dan fungsinya harus dapat kita ketahui.

Lapangan Permainan Rounders

   Lapangan permainan Rounders adalah lapangan yang berbentuk segilima beraturan yang bersisi 15meter

Lapangan Rounders

( Gb lapangan rounders )

Keterangan

a. I sampai dengan IV : tiang hinggap

b.                 V  : home base

c.                 o  : tempat memukul

d.                 a  : tempat melambung

e.                 b  : tempat ruang bebas

f.                 c  : garis salah

g.                 x  : cather/penangkap


Peralatan

1. Bola

   - Bahan luar / kulit : karet/bola kasti/bola tennis

   - Berat Bola         : 70 - 85 gram

   - Keliling bola      : 19 - 21 cm

   - Warna : merah, oranye, hijau

 

  

 ( gbr Bola )

2. Kayu Pemukul

   - Bahan : kayu

   - Panjang : 80 cm

   - Pegangan : 40 cm garis tengah 3 cm

    


 ( gbr pemukul )

   Keterangan : Kalau tidak ada pemukul khusus Rounders, dapat digunakan pemukul bola kasti.

3. Nomor dada

   - Bahan : kain, warna dasar putih.

   - Ukuran : 25cm x 25cm

   - Nomor/angka : tinggi 15cm tebal 3,5cm 

   - Warna : merah/hitam

4. Base / tempat hinggap

   - Bahan : dibuat dari bahan keset/bahan lunak.

   - Ukuran : 40cm x 40cm

5. Peralatan lain

   - Papan tulis : untuk mencatat nilai.

   - Kapur : untuk membuat lapangan.

   - Tali : sebagai garis batas.


   Demikian gambaran tentang pengertian,bentuk lapangan dan juga peralatan yang dibutuhkan dalam permainan rounder, dan semoga dapat bermanfaat.


Terimakasih

Salam Olahraga


Monday, September 14, 2020

Pengertian bilangan bulat dan beserta contoh soal

Pengertian bilangan bulat dan beserta contoh soal

 Apa itu bilangan bulat?

Bilangan bulat adalah bilangan yang terdiri dari bilangan asli/ cacah (0,1,2,3,4....dst) dan bilangan negatif (-1,-2,-3,-4,-5...... dst)

Garis bilangan bulat

Garis bilangan bulat ini akan membantu kalian dalam menghitung bilangan bulat, khusus penjumlahan dan pengurangan saja.

perhatikan gambar garis bilangan bulat di bawah ini





Arti dari gambar tersebut adalah: jika garis tersebut berlanjut ke arah kanan (positif) dan begitu juga sebaliknya jika ke arah kiri ( negatif)

Contoh Soal Bilangan Bulat

1. Tentukan hasil dari 4+5 dengan menggunakan garis bilangan bulat





Penyelesaian 

- Tarik kekanan 4 langkah

- Kemudian tarik lagi kekanan 4 langkah

- Jadi jawabannya di dapatkan 8

2. Tentukan hasil dari -3 + 4 dengan menggunakan garis bilangan bulat


 



Penyelesaian

-Tarik kekiri 3 langkah

- Kemudian tarik kekanan 4 langkah

jadi jawabannya adalah 1

3. Pada siang hari termometer menunjukan suhu udara 26 C. Pada malam hari terjadi penurunan suhu udara 30° C. Berapa Suhu yang di tunjukan di termometer tersebut?

Penyelesaian

Suhu udara mengalami penurunan/ Pengurangan, maka

26° C - 30° = -4° C

Jadi suhu udara pada malam hari adalah -4° C

4. Hitunglah (20+2):2

Penyelesaian 

Kerjakan dulu yang ada di dalam kurung jadi

(20+2):2 = 22 : 2 = 11

5. Hitunglah 20 + 2 : 2 = .....

Penyelesaian

Cara pengerjaannya berbeda dengan nomor 4 di atas karena tidak ada tanda dalam kurung. Pertama yang kalian hitung adalah : (bagi) atau X (kali) baru kerjakan penjumlahan dan pengurangan. Maka

20 + 2 : 2 = 20 + 1 = 21


Demikianlah sedikit ulasan tentang bilangan bulat beserta contoh soalnya.

Semoga bermanfaat

 Cara Perkembangbiakan vegetatif

Cara Perkembangbiakan vegetatif

Halo Adek-adek disini saya akan sedikit mengulas perkembangbiakan tumbuhan secara vegetatif. 

langsung saja ya kita ulas satu demi satu


PERKEMBANGBIAKAN SECARA VEGETATIF



Perkembangbiakan vegetatif adalah perkembangbiakan melalui tidak kawin. perkembangbiakan vegetatif ada 2 jenis yaitu alami dan buatan


  • Vegetatif Alami

Vegetatif Alami adalah perkembangbiakan melalui tidak kawin dan tanpa bantuan manusia


  • Dengan Spora

Apa kalian tahu apa itu spora?

Spora adalah inti sel yang berubah menjadi alat perkembangbiakan. penyebaran spora ini bisa dilakukan dengan bantuan angin, air ataupun hewan. Karena spora ini bentuknya sangatlah halus

contohnya :

Tumbuhan Paku, Jamur, Lumut


  • Dengan Tunas

Tunas adalah tumbuhan baru yang tumbuh dekat dengan induknya.

Contohnya :

Pohon Pisang dan Bambu


  • Umbi

Perkembangbiakan dengan umbi tersebut ada 3 jenis yaitu umbi batang, umbi akar dan umbi lapis. 


  • Umbi batang

Umbi Batang adalah Batang yang menggembung didalam tanah dan membentuk umbi. Nha batang yang menggembung ini mempunyai fungsi untuk menyimpan cadangan makanan. Pada umbi yang menggembung tersebut itu akan tumbuh tunas baru yang nantinya menjadi tumbuhan baru.

Contoh Umbi Batang:

Gembili, Talas, kentang dll


  • Umbi Akar

Umbi Akar ini hampir sama dengan umbi batang. Tapi kalau umbi akar ini mengalami penggembungan pada akar. dan mempunyai fungsi yang sama juga dengan umbi batang yaitu untuk cadangan makanan.

Contoh Umbi Akar

Singkong dan wortel


  • Umbi Lapis

Umbi Lapis ini berbeda dengan umbi batang maupun umbi akar karena umbi lapis ini bukan penggembungan bagian pada tumbuhan melainkan Umbi lapis ini terbentuk dari beberapa lapisan daun yang tersusun secara bertumpuk atau berlapis.

Contoh umbi lapis:

Bawah Merah


  • Akar Tinggal ( Rhizoma )

Akar tinggal / rhizoma adalah tumbuhan yang tumbuh menjalar di bawah permukaan tanah yang nantinya dapat menghasilkan tunas baru dan juga akar baru dari ruas-ruasnya.

tumbuhan yang perkembangbiakannya menggunakan rhizoma ini biasanya tumbuhan jenis temu-temuan

Contoh: Jahe, Lengkuas, Kunyit


  • Geragih (Stolon)

Geragih atau Stolon adalah batang tumbuhan yang tumbuh menyamping dan diruasnya tersebut akan jadi bakal tanaman yang baru. Geragih atau stolon biasanya beruas-ruas dan berbuku-buku yang nantinya akan muncul tunas dan akan menjadi tanaman baru.

Contoh: Rumput teki dan strawberry


  •  Vegetatif Buatan

Vegetatif buatan adalah perkembangbiakan dengan tidak kawin dan dengan bantuan manusia. Perkembangbiaka secara vegetatif buatan dengan cara berikut ini:


  • Penyetekan

perkembangbiakan dengan penyetekan ini sangat mudah di lakukan semua orang dibandingkan dengan vegetatif buatan yang lainnya. Kita dapat melakukan steak ini dengan cara menanam bagian tumbuhan tertentu tanpa harus menunggu ada akarnya dulu. Bagian tumbuhan yang bisa kita digunakan setek adalah dengan menggunakan batang (setek batang) atau menggunakan daun (setek daun)

contoh setek batang: tebu, singkong


contoh setek daun: cocor bebek dan lidah mertua


  • perundukan

perkembangbiakan selanjutnya adalah perundukan, bagaimana caranya? 

caranya kita bengkokan cabang dari tanaman kemudian kita pendam dengan tanah setelah keluar akarnya kita bisa potong dan tanam tanaman tersebut ke lahan atau area baru

contoh 

anggur, apel dan melati


  • Pencangkokan

Mencangkok adalah cara perkembangbiakan dengan membuat cabang tanaman tersebut berakar. tidak semua tanaman bisa kita cangkok biasanya hanya tanaman dikotil ataupun berkayu

contoh :

mangga, jambu dll


  • Penyambungan

Menyambung adalah penggabungan antara batang bawah dengan batang atas dengan dua tanaman yang sejenis

contoh

Mangga, Jambu, Kopi


Thursday, August 27, 2020

Pengetahuan Penyakit COVID-19

Pengetahuan Penyakit COVID-19

 Apa Virus Corona dan Bagaimana Pencegahannya

Corona virus

 Penyakit Covid19 atau Coronavirus merupakan keluarga virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan.

Untuk manusia biasanya menyebabkan infeksi saluran pernafasan, mulai dari penyakit flu biasa hingga penyakit yang tingkatannya

lebih serius seperti Middle East Respiratory Syndrome ( MERS ) dan sindrom Pernafasan Akut Berat/Severe Acute Respiratory Syndrome ( SARS ).

Virus corona ditemukan pada manusia pada saat terjadinya kejadian yang muncul di Wuhan China pada Desember 2019 yang diberi nama Severe Acute

Respiratory Syndrome Coronavirus 2 ( SARS-COV2 )dan menyebabkan penyakit Coronavirus Disease-2019 atau COVID-19.


Penyakit COVID-19 disebabkan oleh Virus SARS-COV@ yang merupakan termasuk dalam keluarga besar Coronavirus yang sama dengan

penyebab penyakit dari SARS tetapi ada perbedaan pada jenis virusnya.Untuk gejala mirip dengan SARS,namun

untuk angka jumlah angka kematiannya untuk COVID-19 jauh lebih banyak dibandingkan dengan SARS.Dan juga untuk COVID-19

penyebarannya lebih luas dan cepat dbandingkan dengan SARS.


Baca Juga : Penyakit menular Seksual


GEJALA COVID 19/ CORONA VIRUS


Gejala yang umum pada penyakit COVID-19 adalah demam kurang lebih 38 derajat,batuk kering dan sesak nafas,pilek,sakit

tenggorokan, batuk dan demam.Dan sekitar 80% kasus dapat pulih tanpa perawatan khusus.Dan sekitar 1 dari 6 orang penderita

sakit yang parah dan disertai  pneumonia atau kesulitan dalam  bernafas dan biasanya muncul secara bertahap.Untuk angka ke

matian pada penyakit ini teramasuk rendah hanya 3%, namun bagi orang yang berusia lanjut dan orang yang berada dalam kondisi imunitas

tubuhnya menurun dan juga mempunyai riwayat tentang kesehatannya yang memang sudah mengalami gangguan.Mereka lebih rentan untuk

untuk terserang atau tertular. Hingg saat ini sudah 50% kasus penyakit tersebut sudah dinyatakan membaik dan angka kesembuhannya

terus meningkat.


Seseorang dapat tertular atau terjangkit virus CORONA dapat menyebar melalui tetesan kecil ( droplet ) dari hidung dan mulut atau

mulut pada saat batuk atau bersin.Atau bisa juga seseorang terinfeksi Covid-19 ketika tanpa sengaja menghirup droplet dari

penderita.Maka dari itu kita harus menjaga jarak hingga kurang lebih satu meter dari orang yang sakit.Hinga saat ini penularan

virus corona ditularka melalui tetesan kecil ( droplet ) si penderita.


Untuk saat ini belum diketahui pasti berapa lama COVID-19 mampu bertahan dipermukaan suatu benda,meskipun studi awal menunjukkan

 bahwa COVID-19 dapat bertahan hingga beberapa jama,tergantung jenis permukaan,suhu atau kelembaban lingkungan.Disinfektan sederhana dapat

membunuh virus tersebut,sehingga tidak mungkin menginfeksi seseorang atau orang lain.Dan biasakan untuk budaya hidup sehat

dengan menjaga kesehatan pribadi dan lingkungan. Sampai sekarang belum ditemukan vaksin untuk membunuh virus tersebut,

hanya masih dalam proses pengembangan dan percobaan.


Obat anti biotik tidak bisa untuk bekerja melawan virus tersebut, anti biotik diperuntukkan untuk melawan bakteri dan bukan

untuk melawan virus.

Penularan penyakit ini tidak mengenal usia,tetapi lebih cepat penularannya pada orang-orang tua yang kondisi kesehatannya

sudah menurun.


PENCEGAHAN COVID-19/ CORONA VIRUS


Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah tertularnya virus ini adalah:

  • Menjaga kesehatan dan kebugaran agar stamina tubuh tetap prima dan sistem imunitas / kekebalan tubuh meningkat.
  • Mencuci tangan dengan benar secara teratur menggunakan air dan sabun atau hand-rub berbasis alkohol. 
  • Mencuci tangan sampai bersih selain dapat membunuh virus yang mungkin ada di tangan kita, tindakan ini juga merupakan salah satu tindakan yang mudah dan murah.
  • Sekitar 98% penyebaran penyakit bersumber dari tangan. Karena itu, menjaga kebersihan tangan adalah hal yang sangat penting.
  • Ketika batuk dan bersin, tutup hidung dan mulut Anda dengan tisu atau lengan atas bagian dalam (bukan dengan telapak tangan).
  • Hindari kontak dengan orang lain atau bepergian ke tempat umum.
  • Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut (segitiga wajah). Tangan menyentuh banyak hal yang dapat terkontaminasi virus. 
  • Jika kita menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan yang terkontaminasi, maka virus dapat dengan mudah masuk ke tubuh kita.
  • Gunakan masker dengan benar hingga menutupi mulut dan hidung ketika Anda sakit atau saat berada di tempat umum.
  • Buang tisu dan masker yang sudah digunakan ke tempat sampah dengan benar, lalu cucilah tangan Anda.
  • Menunda perjalanan ke daerah/ negara dimana virus ini ditemukan.
  • Hindari bepergian ke luar rumah saat Anda merasa kurang sehat, terutama jika Anda merasa demam, batuk, dan sulit bernapas. 
  • Segera hubungi petugas kesehatan terdekat, dan mintalah bantuan mereka. 
  • Sampaikan pada petugas jika dalam 14 hari sebelumnya Anda pernah melakukan perjalanan terutama ke negara terjangkit, atau pernah kontak erat dengan orang yang memiliki gejala yang sama. 
  • Ikuti arahan dari petugas kesehatan setempat.Selalu pantau perkembangan penyakit COVID-19 dari sumber resmi dan akurat. 
  • Ikuti arahan dan informasi dari petugas kesehatan dan Dinas Kesehatan setempat. Informasi dari sumber yang tepat dapat membantu Anda melindungi dari Anda dari penularan dan penyebaran penyakit ini.



Friday, February 7, 2020

RPP aktivitas gerak senam Irama

RPP aktivitas gerak senam Irama


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


Satuan Pendidikan     :  
Kelas/Semester          :  VII / 1 (Ganjil )
Mata Pelajaran           :  Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Tema/Topik                :  Aktivitas Gerak Senam Irama
Waktu                         :  9 JP  ( 3 x pertemuan )

A. Kompetensi Inti :             
   1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianut.
   2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi,                         gotongroyong) santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial           dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
   3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya             tentang ilmu pengetahuan, teknologi,  seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
   4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai               memodifikasi, membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan         mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut             pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar :               
   1.1. Menghayati dan mengamalkan nilai-nilai agama yang dianut dalam melakukan aktivitas                      jasmani, permainan, dan olahraga.
   2.1. Berperilaku sportif dalam bermain.
   2.6. Disiplin selama melakukan berbagai aktivitas fisik.
   3.7. Memahami konsep pengetahuan gerak fundamental dalam bentuk rangkaian keterampilan                    dasar aktivitas gerak ritmik.
   4.7. Mempraktikkan variasi keterampilan dasar aktivitas  ritmik dalam bentuk rangkaian sederhana.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi :
   1. Melakukan doa sebelum memulai pembelajaran .
   2. Menunjukkan sikap sportif dalam berlomba.
   3. Menunjukkan sikap disiplin selama mengikuti pembelajaran .
   4. Menjelaskan cara melakukan rangkaian gerakan langkah kaki dengan benar
   5. Menjelaskan cara rangkaian gerakan lengan dengan benar
   6. Menjelaskan kordinasi rangkaian gerakan ayunan lengan dengan langkah kaki dengan benar
   7. Melakukan rangkaian gerakan langkah kaki dengan benar.
   8. Melakukan rangkaian gerakan ayunan lengan dengan benar.
   9. Melakukan koordinasi rangkaian gerakan ayunan lengan dengan langkah kaki dengan benar.

D. Tujuan Pembelajaran :
   Setelah mengikuti pembelajaran ini, diharapkan peserta didik dapat:
   1. Membiasakan berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing.
   2. Menunjukkan sikap sportif dalam berlomba.
   3. Menunjukkan sikap disiplin selama mengikuti pembelajaran .
   4. Menjelaskan cara melakukan rangkaian gerakan langkah kaki dengan benar
   5. Menjelaskan cara rangkaian gerakan lengan dengan benar
   6. Menjelaskan kordinasi rangkaian gerakan ayunan lengan dengan langkah kaki dengan benar
   7. Melakukan rangkaian gerakan langkah kaki dengan benar.
   8. Melakukan rangkaian gerakan ayunan lengan dengan benar.
   9. Melakukan koordinasi rangkaian gerakan ayunan lengan dengan langkah kaki dengan benar.

E. Materi Pembelajaran :
   1. Pengertian dan asal-usul gerak berirama
   2. Gerak langkah kaki
      • Langkah biasa
      • Langkah rapat
      • Langkah depan
      • Langkah silang
   3. Gerak ayunan lengan
      • Ayunan satu lengan depan belakang
      • Ayunan satu lengan ke samping
      • Ayunan dua lengan ke belakang
      • Ayunan dua lengan silang di depan badan
   4. Kombinasi langkah kaki dan ayunan lengan
      • Ayunan satu langkah ke belakang dan ke depan
      • Ayunan dua lengan ke belakang dan ke depan
      • Ayunan lengan melingkar di atas kepala
      • Ayunan satu lengan horizontal ke kiri dan ke kanan
      • Ayunan dua lengan ditarik dan didorong ke depan
      • Ayunan satu lengan ke kaki kanan dan ke kiri secara bergantian

F. Metode Pembelajaran.
   1. Pendekatan: saintifik (scientific)
   2. Metode: Basd Learning

G.  Kegiatan Pembelajaran.
KEGIATAN
DISKRIPSI
WAKTU
Pendahuluan
·     Berbaris, berdoa, presensi, dan apersepsi
· Memberikan motivasi dan menjelaskan tujuan pembelajaran
· (alokasi waktu ini sudah memperhitungkan waktu peralihan dari mapel lain)
15 menit
Inti
1.    Pemanasan dengan pendekatan game (polisi – maling) serta peregangan statis dan dinamis.
2.  Mengamati
·         Membaca informasi tentang gerak senam irama
·         Mencari informasi gerak fundamental senam irama dari berbagai sumber media cetak dan elektronika
·         Mengamati senam irama secara langsung dan atau membuat catatan tentang gerak fundamental senam irama

3.     Menanya
·         Setelah peserta didik mengamati ,peserta didik untuk menggali lebih dalam tentang materi senam irama
4.   Mencoba
·         Guru  memberi kesempatan pada peserta didik untuk melakukan senam irama sesuai dengan hasil pengamatan
Gerak langkah kaki
·         Langkah biasa
·         Langkah rapat
·         Langkah depan
·         Langkah silang
Gerak ayunan lengan
·         Ayunan satu lengan depan belakang
·         Ayunan satu lengan ke samping
·         Ayunan dua lengan ke belakang
·         Ayunan dua lengan silang di depan badan
Kombinasi langkah kaki dan ayunan lengan
·       Ayunan satu langkah ke belakang dan ke depan
·        Ayunan dua lengan ke belakang dan ke depan
·         Ayunan lengan melingkar di atas kepala
·     Ayunan satu lengan horizontal ke kiri dan ke kanan
·   Ayunan dua lengan ditarik dan didorong ke depan
·        Ayunan satu lengan ke kaki kanan dan ke kiri secara bergantian
5.     Menalar
·         Peserta didik menilai gerakan senam irama secara individu
·         Secara berpasangan peserta didik saling menilai gerakan senam irama
6.     Menyaji
·         Peserta didik menampilkan gerak senam irama
·         Guru mengamati gerakan senam irama
·         Guru mengamati setiap gerakan yang dilakukan oleh peserta didik
7.   Mencipta
·         Peserta didik melakukan senam irama  dengan berbagai kondisi
·         Guru mengamati penampilan peserta didik sedang melakukan senam irama
85 menit
Penutup
·   Pendinginan, berbaris, tugas-tugas, evaluasi proses pembelajaran, berdoa dan bubar (alokasi waktu ini sudah memperhitungkan persiapan mengikuti mapel lain)
·      Melakukan refleksi dengan tanya jawab kepada peserta didik
·        Menarik kesimpulan dari hasil pembelajaran
20 Menit
H.  Sumber Belajar
-          Ruang terbuka yang rindang, datar dan aman
-          Buku teks
-          Buku referensi, Buku Pegangan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas VII, Kemdikbud
-          Buku referensi, Roji, Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas VII, Jakarta : Erlangga

F.  Penilaian
      1.   Teknik penilaian:
-     Tes unjuk kerja (keterampilan): 
Lakukan teknik dasar gerak berirama
Keterangan: PERLU KRITERIA
Penilaian terhadap kualitas unjuk kerja peserta ujian, dengan rentang nilai antara 1 sampai dengan 4

                                                                        Jumlah skor yang diperoleh
       Nilai = 
                                                                        Jumlah skor maksimal

-      Pengamatan sikap (sikap): 
Selama proses pembelajaran guru mengamati sikap yang muncul pada saat anak melakukan aktivitas di dalam maupun diluar kelas. Sikap yang diharapkan selama proses pembelajaran, yaitu mentaati aturan permainan, kerjasama dengan teman satu tim dan menunjukkan perilaku sportif, keberanian, percaya diri dan menghargai teman
Keterangan:
Berikan tanda cek ( √ ) pada kolom yang sudah disediakan, setiap peserta didik menunjukkan perilaku yang diharapkan.  Tiap perilaku yang di cek (√) mendapat nilai 1.



                                                                        Jumlah skor yang diperoleh
       Nilai = 
                                                                        Jumlah skor maksimal
                    
-      Kuis (pengetahuan):
Jawab secara lisan pertanyaan-pertanyaan mengenai konsep gerak  berirama
Keterangan:
Penilaian terhadap kualitas jawaban peserta ujian, dengan rentang nilai antara 1 sampai dengan 4
                                                                        Jumlah skor yang diperoleh
       Nilai = 
                                                                        Jumlah skor maksimal

     RUBRIK PENILAIAN
UNJUK KERJA TEKNIK DASAR GERAK BERIRAMA
Aspek Yang Dinilai
Kualitas Gerak
1
2
3
4
    Melakukan Teknik Dasar Gerak Berirama :
1.  Posisi kedua kaki saat akan melakukan gerak melangkah depan
2.  Bentuk gerakan ayunan lengan saat melakukan ayunan lengan ke depan
3.  Bentuk gerakan kombinasi langkah kaki dan ayunan lengan ke belakang dan kedepan
4.  Bentuk gerakan kombinasi gerakan ayunan satu lengan ke kaki kanan dan ke kaki kiri secara bergantian
JUMLAH
JUMLAH SKOR MAKSIMAL: 16

RUBRIK PENILAIAN
                                SIKAP / PERILAKU DALAM GERAK BERIRAMA
SIKAP YANG DILIHAT
Kualitas JAWABAN
1
2
3
4
1.  Bekerja sama dengan teman
2.  Keberanian dalam melakukan gerakan
3.  Mentaati peraturan
4.  Menghormati wasit dan pemain (sportif)
JUMLAH
JUMLAH SKOR MAKSIMAL: 16

RUBRIK PENILAIAN
PEMAHAMAN KONSEP GERAK DALAM AKTIVITAS GERAK BERIRAMA

Pertanyaan yang diajukan
Kualitas Jawaban
1
2
3
4

1.  Bagaimana posisi kedua lengan saat kamu melakukan gerakan mengayun lengan ke depan  ?
2.  Bagaimana posisi kedua tungkai saat kamu melangkah ke depan ?
3.  Bagaimana posisi tungkai dan lengan saat kamu melakukan koordinasi gerakan melangkah ke depan?
JUMLAH
JUMLAH SKOR MAKSIMAL: 12




Mengetahui,                                                                           Pekalongan,.................    
Kepala Sekolah                                                                       Guru PJOK



                                                                        Arif Wahyudi